Dasar-dasar Photoshop #1

  • Whatsapp

Saya menggunakan Photoshop CS 4

Pasti sudah pada tahu apa itu Photoshop, meski secara definitif tidak semuanya tahu tentu, sebab saya sendiri tidak tahu. Tapi, itu tidak jadi soal di sini, sebab ini blog yang tidak akan banyak teori. Kita di sini bicara cara, kerja, dan nikmati.

Bacaan Lainnya

Aplikasi Photoshop menurut saya sangat menyenangkan sekali, sebab kita bisa ngedit foto sesuai yang kita inginkan. Nyaris tidak ada keterbatasan dalam pengeditan foto di dalam program ini, kecuali kalo fotonya disuruh hidup, baru gak bisa. Makanya, saya bilang, photoshop itu menyenangkan. Setuju ya?… harus!

Oke, kita langsung saja belajar photoshop bareng-bareng ya.
Menyimpan File dan memasukan gambar ke Photoshop.
Menyimpan file pada photoshop, itu tidak berarti langsung menyimpan hasil gambar yang telah kita edit menjadi format JPG, PNG, atau GIF. Bukan itu. Menyimpan file photoshop artinya menyimpan hasil kerja editan kita, yang jika suatu saat dibuka lagi, maka editan foto tersebut, bisa dilanjutkan, atau dibenahi.
Nah, kalo mau menyimpan file photoshop dibekukan secara permanen dengan format JPG, PNG, GIF, dll, itu ada lagi caranya. Cuma cara menyimpannya sama. Gimana cara menyimpannya?
Klik File, lalu klik Save. Nah, pada kotak Save, kan ada File Nama untuk nama File, dan juga Format. Kalau mau menyimpan hasil kerja dalam format Photoshop, klik saja “Photoshop”. Kalau mau menyimpan dalam format JPG, klik juga piliha itu, “JPG”. Gampangkan?

Oh iya, selain menu file save untuk menyiman kerja editan foto, bisa juga menggunakan save For Web & Devices, saya paling suka menggunakan menu ini. Soalnya di sini kita bisa mengatur size foto, dan juga kualitas format fotonya. Jadi, pilihlah Savefor Web & Devices. File > Save for Web & Devices.

Untuk memasukan gambar ke dalam Photoshop, gampang banget caranya, Klik File, lalu klik Open.  Pilih gambar yang akan kita masukan, lalu klik lagi, Open. Atau kalo mau cara yang sangat mudah, seret paksa saja gambar yang akan kita edit ke aplikasi Photoshop.
Menyelekesi Gambar
Menyeleksi gambar atau bagian gambar, merupakan bagian yang sangat penting di dalam Photoshop. Kerapihan dalam hal ini sangat dituntut, karena hal itu akan mempengaruhi rapih tidaknya kita mengedit. 
Seleksi gambar apalagi bagian-bagiannya tidak lain tujuannya untuk memotong, mewarnai, merubah, atau menghapus bagian yang kita inginkan. Saat kita hanya ingin memindahkan gambar orang ke gambar lain, berart kita harus menyeleksi dulu tubuh orang tersebut, agar gambar selainnya tidak ikut pindah. Jadi, ya itu, belajar hal ini bisa jadi yang tersulit, apalagi kalau menyeleski rambut, ampun dah.
 
Alat atau tool yang bisa digunakan untuk menyeleksi.
Sekali lagi, sebelum kita memindahkan foto, memotong, mewarnai, atau menghapus, apalagi hanya bagian foto yang kecil-kecil, kita harus menyeleksinya dulu. Berikut beberapa Tools di dalam photoshop yang fungsinya untuk seleksi. Saya tidak akan menampilkan semuanya.
Baca saja sendiri nama-nama toolsnya ya, susah nulisnya. Fungsi tools ini seperti pada bentuknya, bisa menyeleksi gambar secara langsung dalam berbentuk kotak, lingkaran, atau juga garis.
Kalo yang ini, Fungsinya untuk menyeleksi gambar sesuai yang kita inginkan. Jadi kelihaian tangan berperan penting di sini. Kita bisa hanya menyeleksi gambar kepala saja, misal. Berarti tinggal ikuti saja garis gambar kepala itu. 
Lasso Tool cara menggunakannya agak ribet, soalnya kita harus terus mencet mouse agar garisnya tidak putus. Tapi pada posisi tertentu, tools ini enak untuk seleksi gambar.
Polygonal Lasso Tool. Nah, ini dia tool favorit saya untuk menyeleksi gambar. Caranya mudah, kita tinnggal klik saja bagian yang ingin kita seleksi, kalo udah tepat garisnya, klik lagi mouse-nya. Jadi ini kerjanya, klik klik mouse. Gambar sesulit apapun menggunakan tool ini bisa diseleksi dengan baik. Cuma, kelemahan tool ini tidak bisa seleksi gambar lengkungan dengan baik, sebab kerjanya hanya sambung-menyambung garis lurus. Tapi ini tetap my favorits.
Magnetic Lasso Tool, ini jagonya untuk gambar yang banyak lika-likunya, dan lengkungan-lengkungannya. Caranya juga mudah, tinggal sekali klik, selanjutnya kita arahkan saja pada garis gambar yang ingin kita seleksi. Sayangnya, tool ini mempunyai kelemahan pada gambar yang warnanya buram apalagi tidak kontras. Sebab Tool ini hanya akan menyeleksi mengikuti yang warnanya kontras. Misal menyeleksi warna tangan yang warna tanganna agak mirip dengan backgound tembok, maka tool ini dijamin ngaco seleksinya. Tapi tenang, tool ini bisa dicegah ngaco, sebab dengan meng-klik mouse, maka tool ini bisa diarahkan sesuai keinginan kita. tapi, Tetap saja tool ini emang lemah pada warna yang buram dan sulit dibedakan. Itu kelemahan alamaninya 😛
Sesui namanya, gambar tool di atas memang cara menyeleksi gambarnya sangat cepat. Sekali klik, dia akan merambat seluruh warna yang sama. So, apabila kita mau seleksi satu warna, atau warna yang dominan, tools ini pilihan terbaik. Tapi, tool ini bisa sangat mengerikan kalo warna yang akan kita seleksi sangat beragam, buram dan antara warna yang satu dan yang lainnya tidak kontras, dijamin tools ini akan ngaco-sengaco-ngaconya seleksi gambarnya. 
Tapi, untuk Quic Selection Tool bisa diperkecil wilayah seleksinya, juga bisa sedikit dikendalikan dengan menekan Shift agar dia bisa menseleksi melewati warna yang berbeda. Ah, coba saja sendiri. mudah ko mengendalikannya. Kalo susah, jangan pake.
Brush dan Menghapus Objek Gambar
 
Brush tool, nah, ini dia tool yang sangat disukai banyak kalangan editor Photoshop. Apalagi editor itu suka main efek-efekan dan cahaya-cahayaan. Tool ini biasanya sangat berperan penting dalam membuat manipulasinya.
Kalo mau sekedar mencoba tool ini, silahkan saja klik gambar icon brushnya, atau tekan saja huruf B pada keyboard, brush pasti muncul.
Saya mempunyai banyak jenis brush, dan pernah membuat brush sendiri. ini brush yang saya miliki. 
Gambar di atas yang dilingkari merah, itu gambar Eraser Tool. Fungsinya untuk menghapus objek yang kita inginkan secara manual. Jadi cara penggunannya tidak berbeda dengan brush, bahkan bisa menggunakan jenis-jenis penghapusnya seperti gambar aneka brush yang saya tampilkan di atas. ah, intinya kalo mau menghapus objek secara manual sesuai yang diinginkan, gunakan saja eraser Tool. 
Text Tool.
Gunanya buat memasukan teks ke dalam foto. Udah, gitu aja. Coba aja kalo gak percaya. Klik icon “T” untuk mengaktifkannya. Lalu tulislah, “i like kak-dasam.blogspot.com”. Jiah, saya narsis nih, :P.
Banyak sekali tools di dalam Photoshop, Cuma sedikit-sedikit saja mempelajarinya. Lagipula, saya cape ngetiknya. Nanti dilanjut lagi ya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.